Saya jatuh cinta sama Hujan, karena....
#Titik-titik hujan yang menempel di kaca jendela, membentuk sebuah rangkaian manis, menyerupai pemandangan dalam kaleidoskop. Itulah, kaleidoskop hujan.
#Playlist lagu Hujan, galau tetapi menyenangkan, mendung tetapi bahagia, Aqualung, Jonsi, Daniel Sahuleka, Alexander Rybak, Feist, Sore, ERK, Marian Dacal, Frau, Kelly Sweet.
#Saat Hujan membuat pasangan yang malu-malu berpayungan berdua, itu sangat manis!
#Ketika Bumi, Pohon, Perdu dan berbagai makhluk tanah lainnya bersuka ria, tersenyum ceria menyambut sang Hujan datang.
#Kemacetan super romantis yang mampu membuat saya sabar menanti di antara kepadatan manusia dalam sebuah angkot.
#Lamunan yang jauh lebih melangangbuana daripada lamunan saya saat renungan kloset. Berkhayal bisa berjumpa dengan orang yang sudah lama nggak saya temui, secara nggak sengaja. Berkhayal bisa menikmati hujan di seantero kota di seluruh dunia.
#Aroma Tanah berjumpa dengan Hujan. Manis, indah, menenangkan. Itulah #Petrichor.
#Sifat Sang Udara di kala Hujan tiba. Indah.. banget..
#Rasa dingin ketika Sang Hujan menyentuh pipi saya dengan sangat lembut.
#Kenangan-kenangan yang terbesit, kayanya sih pesan langsung dari Hujan buat saya, ya.. Hujan seperti mesin waktu bagi saya. Menyentuh Hujan membuat saya beranjak ke masa-masa lampau.
Apakah Hujan itu galau? Tidak, saya sayang sama Hujan dan saya bahagia.Tak selamanya mendung itu kelabu, mengutip dari lirik tembang lawas.Dan tak selamanya Hujan itu galau.
Ini buktinya, saya bahagia. :)
Dear rain #today
Haloo, Hujan, kenapa hari ini kamu ga dateng ya?
Pundung sama saya gitu ya?
Marah gara-gara saya menjadikan kamu sebagai alasan mengapa aku sakit hari ini?
Bukan ko, saya ga pernah nyalahin kamu, maaf ya, maaf ya, maafin yuk!
Maaf dong Hujan, saya salah ya, maaf dong, cantelan yuk!
Pundung sama saya gitu ya?
Marah gara-gara saya menjadikan kamu sebagai alasan mengapa aku sakit hari ini?
Bukan ko, saya ga pernah nyalahin kamu, maaf ya, maaf ya, maafin yuk!
Maaf dong Hujan, saya salah ya, maaf dong, cantelan yuk!
Setiap hari Di November
Dibangunin pagi-pagi sama si matahari,
Curhat-curhat via angin sepoi-sepoi,
Jalan-jalan santai sama hujan,
Ngopi bareng si langit sore,
Berkhayal seru featuring bintang-bintang di hamparan malam,
Dan akhirnya tidur pulas dalam dekapan manis bulan purnama.
Curhat-curhat via angin sepoi-sepoi,
Jalan-jalan santai sama hujan,
Ngopi bareng si langit sore,
Berkhayal seru featuring bintang-bintang di hamparan malam,
Dan akhirnya tidur pulas dalam dekapan manis bulan purnama.
The reason why ^^
Satu hal favorit yang saya senangi, semacam guilty pleasure, adalah menyendiri. Ketika Malam menutup tirai Siang, yang saya butuhkan hanyalah menggenggam seonggok gadget pemutar musik, tanpa perlu seuntai kata, segumpal aksara.
Saya senang sendirian. Bukan artinya saya adalah makhluk anti-sosial. Saya, hanya suka membenamkan diri pada sebuah diksi bernama sepi.
Saat saya nggak perlu berpura-pura. Ketika saya nggak harus memikirkan makhluk lain, di luar saya sendiri. Kala saya, cuma butuh beberapa menit untuk mengirimkan sinyal-sinyal lamunan dalam otak kecil saya, lalu meramunya menjadi sebuah cerita.
Menyepi, tak cuma berarti bertapa di dalam goa. Tidak juga hanya berdefinisi melarikan diri dari kehidupan kota. Atau membuat tenda di tengah hutan belantara.
Bukan. Bukan itu.
Bagi saya, menyepi, menyendiri, adalah hal-hal seperti ini:
Berjalan di tengah kerumunan masyarakat penggila mall,
sekali lagi - tanpa seorang pun yang menemani.
Atau bahkan, ketika saya duduk di depan jendela dunia,
menyaksikan apa yang terjadi di luar sana melalui linimasa jejaring sosial,
dan hanya menjadi seorang investigator kelas teri, seorang detektif kontrak hati.
Ya, saya tak perlu mencarinya kemana-mana.
Saya sudah puas dengan kosa kata dan para sinonimnya.
Sepi. Sunyi. Senyap. Diam.
Mereka tertidur lelap dalam diri saya.
Definisi kosa kata ini adalah satu: berbicara tanpa lawan bicara, hanya berkawan dengan paraalter-ego yang dipilah-pilah menjadi beribu bagian. Banyak orang menamainya monolog.
Sekali lagi. Saya, adalah orang yang suka membenamkan diri pada diksi, bernama sepi.
#CHC
Saya senang sendirian. Bukan artinya saya adalah makhluk anti-sosial. Saya, hanya suka membenamkan diri pada sebuah diksi bernama sepi.
Saat saya nggak perlu berpura-pura. Ketika saya nggak harus memikirkan makhluk lain, di luar saya sendiri. Kala saya, cuma butuh beberapa menit untuk mengirimkan sinyal-sinyal lamunan dalam otak kecil saya, lalu meramunya menjadi sebuah cerita.
Menyepi, tak cuma berarti bertapa di dalam goa. Tidak juga hanya berdefinisi melarikan diri dari kehidupan kota. Atau membuat tenda di tengah hutan belantara.
Bukan. Bukan itu.
Bagi saya, menyepi, menyendiri, adalah hal-hal seperti ini:
Berjalan di tengah kerumunan masyarakat penggila mall,
sekali lagi - tanpa seorang pun yang menemani.
Atau bahkan, ketika saya duduk di depan jendela dunia,
menyaksikan apa yang terjadi di luar sana melalui linimasa jejaring sosial,
dan hanya menjadi seorang investigator kelas teri, seorang detektif kontrak hati.
Ya, saya tak perlu mencarinya kemana-mana.
Saya sudah puas dengan kosa kata dan para sinonimnya.
Sepi. Sunyi. Senyap. Diam.
Mereka tertidur lelap dalam diri saya.
Definisi kosa kata ini adalah satu: berbicara tanpa lawan bicara, hanya berkawan dengan paraalter-ego yang dipilah-pilah menjadi beribu bagian. Banyak orang menamainya monolog.
Sekali lagi. Saya, adalah orang yang suka membenamkan diri pada diksi, bernama sepi.
#CHC
My Rainy November
Hari pertama dibulan november dikota tempat ku tinggal sekaligus tempat ku menuntut ilmu, Hujannya turun di siang hari. tpi tidak menutup jadwal senja yang indah muncul. Langitnya selalu sama jingga yang cukup indah bahkan sangat indah. My rainy november.... Mudah-mudahan hujan ini bisa selalu hadir dihari-hari lain di november ini. November please be good to me.... ^^
*It's only about my snap pic ^_^
Snap snap snap.
Kalau lagi pusing kerja tugas, belajar dan mikirin hal-hal lain. Na buat refresh ni pikiran mending snap pic. It' only about my bully thing ^_^
Thanks for looked
Kalau lagi pusing kerja tugas, belajar dan mikirin hal-hal lain. Na buat refresh ni pikiran mending snap pic. It' only about my bully thing ^_^
Thanks for looked
Metamarfosis Siswa ==> Mahasiswa ^_^
Waktus SD,SMP, dan SMA, panggilan kita itu SISWA tpi setelah lanjut ke jenjang berikutnya yakni university panggilan itu bermetamafosis menjadi MahaSiswa. Sebenarnya hanya ditambahkan "MAHA" saja di depan kata SISWA. Tapi kenapa? Ap sih keistimewaan seseorang yang belajar diPerguruan Tinggi sehingga *mereka mendapat sebutan MAHASISWA?? (sya juga termaksud dalam MEREKA nya itu loh :D) So, buat Kalian-kalian yang merasa menjalani proses metamarfosis menjadi seorang mahasiswa harus tau dong mengapa kita mendapat julukan mahasiswa! Kenapa nggak siswa aja, secara kita semuakan sama-sama nuntut ilmu.
Ada 3 peran kita sebagai mahasiswa yaitu Agent of change, Iron stock, and Social control. Dari peran-peran tersebut dapat dilihat bahwa Kita sebagai mantan seorang Siswa yang bakal bermetamarfosis menjadi seorang Mahasiswa akan dididik dan dipersiapkan untuk menjadi pemimpin dan penerus bangsa serta sebagai seorang inspirator mudah dan pembaeri solusi dalam sebuah permasalahan. tugas berat itu diberikan kepada mahasiswa karena mahasiswa dianggap pantas, dengan kedewasaannya dana keintelektualnya yang dapat mengemban amanah tersebut.
Sebagian besar mahasiswa itu adalah seorang pemuda/i. Nah, sedangkan pemudah itukan diidentikkan dengan dengan semangatnya yang masih membara (Hehe, maaf kalau berlebihan yaa*), idelisme, pemikiran yang maju dan kreatif, dan selalu memiliki solusi yang boleh dibilang excellent atau brilliant gitu,disetiap permasalahan. Nah, itu juga yang mungkin membuat Bung Karno menyatakan sebuah pernyataan atau pengakuan yakni *Berikan aku 10 pemuda maka aku akan mengguncangkan dunia*. Bukan hanya bung karn guys yang secara tidak langsung menyatakan kehebatan para pemuda/i, ada juga loh salah satu sahabat Nabi yang pernah mengatakan bahwa Jika aku mendapat masalah yang pelik maka yang pertama kali yang aku panggil adalah pemuda/i.
Nah, jadi sebagai seorang Mahasiswa kita diwajibkan untukdapat membedakan antara yang benar dan yang salah, yang bermanfaat atau tidak atau bahkan membedakan antaran yang paling bermanfaat diantara hal-hal yang bermanfaat. Kan pada saat menjabat sebagai seorang siswa dulu itu, kita masih ikut-ikutan, melakukan sesuatu tanpa pertimbangan yang cukup cermat dan teliti dan selalu ingin dinasehati dan diberi tahu (Disuap *kata guruku) hihihi)
Kalian tau tidak semua siswa bisa bermetamarfosis jadi seorang mahasiswa loh guys. Contohnya pas udah pensiun jadi Seorang SISWA, dia langsung married atau kerja. Metamarfosisnya dia itu satu menjadi IRT (Ibu Rumah Tangga) dan satu lagi langsung jadi Karwayan/Karyawati. Ada juga yang nggak bisa bermetamarfosis karena masalah biaya kuliah yang mahal. Oleh karena itu guys, kita yang beruntung bisa merasakan BerMetamafosis menjadi seorang mahasiswa itu harus betul-betul menjalani lakon kita sebagai mahasiswa yang bermutu, ideal dan kreatif. dan jangan melakukan sesuatu yang sebenarnya bukan tugas kita. Jangan sia-siakan hari-hari kita sebagai seorang mahasiswa.
Hiduppp Mahasiswa !!!!
Sekian untuk posting kali ini, dan selamat bermetamarfosis menjadi seorang mahasiswa. Kita satu perjuangan loh, hehehe. Fighting!!!!! ~_^
Say goodBye to SISWA, annyeong...........
Langganan:
Postingan (Atom)
CERITA TENTANG KULIAH
Hai lagi ... Udah pagi, tapi tiba-tiba pengen bahas kuliah . Kamu udah jadi anak kuliahan nggak atau baru mau? Ya terserah loh deh hah...
-
Snap snap snap. Kalau lagi pusing kerja tugas, belajar dan mikirin hal-hal lain. Na buat refresh ni pikiran mending snap pic. It' only...
-
Hai lagi ... Udah pagi, tapi tiba-tiba pengen bahas kuliah . Kamu udah jadi anak kuliahan nggak atau baru mau? Ya terserah loh deh hah...
-
Harvard University boleh saja menjadi universitas terbaik di Amerika, bersama-sama dengan Princeton University. Tapi untuk tingkat dunia,...



